Teologi waktu dan etos amal: reinterpretasi surah al-‘ashr dalam gerakan muhammadiyah
Keywords:
etos amal, gerakan islam, muhammadiyah, surah al-‘ashr, teologi waktuAbstract
Surah al-‘Ashr merupakan salah satu surah dalam al-Qur’an yang menegaskan urgensi waktu sebagai landasan teologis yang menentukan keberhasilan dan kerugian manusia, didalamnya menegaskan bahwa manusia berada dalam kondisi kerugian kecuali mereka yang mampu mengintegrasikan iman, amal saleh. Sangatlah penting dalam mengkaji teologi waktu dalam surah al-‘Ashr serta mereinterpretasikannya dalam kerangka etos amal gerakan Ideologi Muhammadiyah yang dikenal sebagai organisasi Islam terbesar. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dengan sumber primernya adalah teologi surah al-Ashr’ pemikiran KH Ahmad Dahlan dan etos amal gerakan Muhammadiyah dan sekundernya adalah buku dan jurnal yang relevan dengan tema yang dibahas. Hasil penelitian diketahui tujuan teologi al-Ashr’ menurut pandangan Muhammadiyah yaitu: Pertama, menyadari pentingnya waktu, kedua, memiliki keimanan yang kuat. ketiga, berlomba-lomba dalam kebaikan. keempat, memiliki sikap tanggung jawab. Kemudian reinterpretasi penerapannya, yaitu: pertama, Paradigma tauhid (‘amanu) yaitu keimanan kepada Allah, kedua, kerja-kerja peradaban (wa amilus sholihah) yaitu beramal dalam bentuk amal nyata, ketiga, pengembangan IPTEKS (watawasaubil haq) yaitu Ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, keempat, penguatan akhlak (watawasaubis shabr) yaitu sebagai moralitas dalam kehidupan.
