Strategi quality control asatidz dalam membentuk generasi qur’ani di pondok wahatul qur’an sukoharjo tahun ajaran 2025/2026

Authors

  • Fu’ad Zaky Musthofa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Syamsul Huda Rohmadi Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Keywords:

Quality Control Asatidz, Generasi Qur’ani, Ulul Albab, Tahfiz Al-Qur’an

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi quality control yang diterapkan oleh asatidz di Pondok Wahatul Qur'an Sukoharjo Tahun Ajaran 2025/2026, menganalisis proses pembentukan quality control asatidz dalam membentuk generasi Qur'ani yang meliputi generasi Ulul Albab, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengendalian mutu pendidikan dalam menjaga kualitas pembelajaran Al-Qur'an serta membentuk generasi yang berkarakter Qur'ani, berakhlak mulia, dan memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan moral. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (penelitian lapangan) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2025/2026 di Pondok Wahatul Qur'an Sukoharjo, Jawa Tengah. Subjek penelitian meliputi kepala mulazamah, koordinator kurikulum, koordinator ketahfizhan, musyrif halaqah, asatidz, dan santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengendalian mutu asatidz dilaksanakan secara sistematis melalui standarisasi rekrutmen asatidz, pembelajaran intensif, supervisi dan monitoring berkelanjutan, evaluasi program secara periodik, serta pelatihan dan pembinaan berkesinambungan. Proses pembentukan generasi Al-Qur'ani dilakukan melalui program tahsin, hifzhul mutun, ziyadah, muroja'ah, dan imtihan yang menekankan kualitas bacaan, pemahaman, serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an. Proses tersebut menghasilkan generasi Ulul Albab yang seimbang secara intelektual, spiritual, dan moral. Faktor pendukungnya meliputi kesamaan visi, lingkungan pondok yang kondusif, tata tertib yang mendukung, sinergi antar civitas pesantren, serta kegiatan ekstrakurikuler. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang masih dalam pengembangan. Dengan demikian, asatidz quality control berperan penting dalam menjaga saling pembelajaran sekaligus membentuk generasi Qur'ani yang siap berkontribusi di masyarakat.

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Fu’ad Zaky Musthofa, & Syamsul Huda Rohmadi. (2026). Strategi quality control asatidz dalam membentuk generasi qur’ani di pondok wahatul qur’an sukoharjo tahun ajaran 2025/2026. Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies (IJMUS), 7(1), 31–39. Retrieved from https://ijmus.muhammadiyahsalatiga.org/index.php/ijmus/article/view/524