Moderasi politik muhammadiyah dalam dinamika politik indonesia

Authors

  • Muhammad Nizar Syahroni Saputra, Muhammad Hayat Universitas Muhammadiyah Malang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis moderasi politik Muhammadiyah dalam konteks dinamika politik Indonesia kontemporer. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya polarisasi politik, politisasi identitas agama, dan melemahnya kohesi sosial pasca pemilihan umum 2024 yang mengancam stabilitas demokrasi Indonesia. Melalui pendekatan studi kepustakaan terhadap berbagai literatur ilmiah dan dokumen resmi, penelitian ini menggali landasan nilai, praktik, serta tantangan dan prospek moderasi politik Muhammadiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi politik Muhammadiyah berakar pada prinsip wasathiyah yang menekankan keseimbangan, keadilan, toleransi, dan rahmah sebagai wujud aktualisasi Islam berkemajuan. Dalam praktiknya, Muhammadiyah menampilkan politik adiluhung yang berorientasi pada nilai moral dan kemaslahatan publik dengan menjaga jarak dari politik partisan, berperan aktif sebagai kekuatan civil society, serta mendorong transparansi dan supremasi hukum. Namun demikian, Muhammadiyah juga menghadapi tantangan berupa polarisasi politik, hoaks digital, dan tarikan pragmatisme politik. Di sisi lain, peluang besar muncul melalui penguatan literasi politik warga serta konsistensi pada nilai-nilai Islam berkemajuan. Keseluruhan temuan menunjukkan bahwa moderasi politik Muhammadiyah berfungsi sebagai pilar penting dalam memperkuat demokrasi berkeadaban dan mencegah ekstremisme di Indonesia.

Downloads

Published

2026-01-22

How to Cite

Syahroni Saputra, Muhammad Hayat , M. N. (2026). Moderasi politik muhammadiyah dalam dinamika politik indonesia. Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies (IJMUS), 6(2), 112–125. Retrieved from https://ijmus.muhammadiyahsalatiga.org/index.php/ijmus/article/view/497